Berapa Sewa VW Borobudur , Paket Murah VW Tour Magelang
Berapa Sewa VW Borobudur? Anda akan mendapatkan harga murah dengan kualitas terbaik hanya dengan kami. Piknik dan Wisata ke Candi Borobudur, Magelang menjadi lebih berkesan dan unik dengan tambahan berkeliling di desa dan spot wisata sekitar Candi Borobudur dengan kendaraan Volks Wagen klasik yang sering disebut dengan VW Safari atau VW Camat.
Berapa Sewa VW Borobudur ?
1. Paket Short Trip
Durasi: 2 jam +
Spot Foto
2 Kunjungn Wisata
VW + Driver + BBM
Kapasitas: 4 orang dewasa
Harga Rp. 450.000 / VW (kapasitas 4 orang)
2. Paket Medium Trip
Durasi: 3 jam +
Spot Foto
3 Kunjungn Wisata
VW + Driver + BBM
Kapasitas: 4 orang dewasa
Harga Rp. 600.000 / VW (kapasitas 4 orang)
3. Paket Long Trip
Durasi: 4 jam +
Spot Foto
4 Kunjungn Wisata
VW + Driver + BBM
Kapasitas: 4 orang dewasa
Harga Rp. 750.000 / VW (kapasitas 4 orang)
4. Paket Sunrise Puthuk Setumbu
Durasi: 4 jam +
Spot Foto
2 Kunjungn Wisata
VW + Driver + BBM
Kapasitas: 3 orang dewasa
Harga Rp. 750.000 / VW (kapasitas 3 orang)
Paket Outbound & VW Tour Borobudur

Fasilitas :
– Durasi 5-7 Jam
– Program Desain
– Master Game
– Fasilitator
– Property
– Lapangan
– Sound System
– Banner
– Ice Breaking
– Games Race
– Group Competition
– 1x Makan Siang
– 1x Coffee Break
– Dokumentasi Photo
– VW kapasitas 4 orang
Harga mulai dari Rp. 250.000 – Rp. 295.000 ( minimal 30 orang )
5 Spot UMKM Favorit di Trip VW Borobudur
1. Kampung Gerabah
Kampung ini menjadi salah satu destinasi edukatif sekaligus kreatif yang paling banyak diminati. Di sini, wisatawan bisa melihat langsung proses pembuatan gerabah tradisional, mulai dari membentuk tanah liat hingga membakar hasil akhirnya. Pengunjung juga bisa mencoba membuat gerabah sendiri dan membawa pulang sebagai suvenir. Anak-anak biasanya sangat antusias di tempat ini karena bisa bermain tanah sekaligus belajar kerajinan tangan.
2. Pembuatan Batik
Batik bukan hanya milik kota besar. Di kawasan sekitar Borobudur, terdapat beberapa pengrajin batik yang mempertahankan metode tradisional dalam membatik. Wisatawan diajak melihat proses pewarnaan, pembuatan pola, hingga teknik membatik tulis. Produk batik yang dihasilkan juga dijual langsung oleh pengrajin, sehingga pembeli bisa mendapatkan harga terbaik sekaligus mendukung ekonomi lokal.
3. Budidaya Jamur
Spot ini menjadi favorit keluarga dan pelajar karena memberikan wawasan seputar pertanian jamur. Wisatawan akan diajak masuk ke rumah jamur, melihat bagaimana media tanam dipersiapkan, serta belajar cara panen. Tak jarang juga tersedia olahan jamur siap santap atau keripik jamur sebagai oleh-oleh.
4. Pembuatan Gula Jawa
Gula jawa menjadi salah satu produk unggulan warga pedesaan di Magelang. Dalam trip VW Borobudur, wisatawan bisa singgah ke tempat pembuatan gula jawa tradisional. Prosesnya yang masih menggunakan teknik turun-temurun, mulai dari mengambil nira kelapa hingga mencetak gula, menjadi daya tarik tersendiri. Aroma khas dari proses perebusan juga membuat pengalaman ini semakin autentik.
5. Pawon Luwak Coffee
Bagi pecinta kopi, ini adalah spot yang tidak boleh dilewatkan. Pawon Luwak Coffee menyajikan edukasi tentang proses produksi kopi luwak mulai dari pemilihan biji, fermentasi alami, hingga proses roasting. Selain mencicipi langsung kopi luwak yang eksotis, pengunjung juga bisa membeli berbagai produk kopi lokal sebagai oleh-oleh khas.
Tidak Termasuk
– Keperluan Pribadi
– Makan & Minum Peserta
– Tiket Masuk Obyek Wisata,Guide, Parkir, Biaya Kerajinan
– Balon Warna – Warni
– Transportasi dari Hotel / Stasiun / Bandara ke Basecamp VW PP
Waktu Terbaik VW Tour Borobudur

a. Waktu Terbaik dalam Setahun (Musim)
Bulan terbaik Mei hingga September . Alasannya: Ini adalah musim kemarau di Jawa Tengah, jadi cuaca cenderung cerah, langit biru, dan minim hujan. Sangat ideal untuk tur outdoor dan foto-foto.
b. Waktu Terbaik dalam Sehari
Pagi hari (sekitar jam 07.00–10.00 WIB) adalah waktu terbaik. Udara masih sejuk dan segar. Pemandangan sawah dan gunung (seperti Gunung Merapi dan Merbabu) biasanya jelas karena belum tertutup kabut atau polusi. Sinar matahari pagi membuat suasana dan foto lebih dramatis. Tidak terlalu panas.
c. Hari Terbaik dalam Seminggu
Hari biasa (Senin–Jumat) lebih disarankan. Lebih sepi dari wisatawan lokal dibanding akhir pekan. Kamu bisa menikmati rute dengan lebih santai dan tidak terburu-buru.
